Bendera Merah Putih Terbesar di Dunia Dikibarkan di Monas

Liputan6.com, Jakarta – Bendera Merah Putih raksasa berukuran 2.250 meter persegi dikibarkan di Tugu Monas dalam upacara Hari Bela Negara di Silang Monumen Nasional. Pengibara ini diawali aksi 3 anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang meluncur dari puncak Tugu Monas.‬

‪Sebanyak 3 anggota TNI yaitu Letnan Djatmiko, Serda Marpaung, dan Serda Joko meluncur dengan membawa tali untuk mengibarkan bendera. Pengibaran dilakukan gabungan TNI, Polri, dan Pramuka.‬ ‪Pengibaran dipimpin oleh petinju nasional Chris John yang memberikan aba-aba untuk pengibaran.

Beberapa tokoh nasional dan menteri ikut menarik tali pengibaran bendera, seperti Menko Polhukam Tedjo Edhy Purdjiatno, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, dan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Mereka terlihat bersemangat menarik tali untuk mengibarkan Merah Putih di Tugu Monas.‬

Bertindak sebagai pemimpin upacara adalah atlet binaraga Ade Rai. Ade Rai, ditunjuk sebagai komandan atas segudang prestasinya, salah satunya meraih IFBB medali emas SEA Games tahun 1997.‬

Upacara ini juga dihadiri beberapa menteri seperti Menpan RB Yuddy Chrisnandi, Mendagri Tjahjo Kumolo, Menpora Imam Nahrawi, dan sejumlah petinggi partai politik nasional.‬

‪Berdasarkan Kepres Nomor 28 Tahun 2006 ditetapkan setiap 19 Desember diperingati sebagai Hari Bela Negara untuk memperingati deklarasi Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) oleh Syafruddin Prawira Negara di Sumatera Barat pada 19 Desember 1948.

Advertisements

Putri Presiden Jokowi Tak Lolos CPNS Pemkot Solo

Putri Presiden Jokowi Tak Lolos CPNS Pemkot Solo

on Dec 19, 2014 at 11:10 WIB

Liputan6.com, Jakarta – Kahiyang Ayu, putri kedua Presiden Joko Widodo dinyatakan tak lolos seleksi tes calon pegawai negeri sipil (CPNS). Hal ini terlihat dalam pengumuman hasil CPNS Pemkot Solo. Kahiyang Ayu hanya mendapatkan nilai 300 dalam ujian Tes Kemampuan Dasar (TKD) CPNS Pemkot Solo.

Berdasarkan pantauan Liputan6.com, Jumat (19/12/2014), papan pengumuman itu dipasang depan Balai Tawangpraja Pemkot Solo, tertera 53 nama dari 56 formasi. Dari sekian nama itu sama sekali tak ada nama Kahiyang Ayu. ‎Sejumlah masyarakat masih terus mengerumuni papan pengumuman itu.

Kahiyang Ayu melamar untuk formasi Pemeriksa Pertama. Dalam formasi ini nilai tertingginya adalah 421, 414 dan 409. Sementara Kahiyang hanya memperoleh nilai 300 dalam tes kali ini. Berdasarkan hasil tes CAT, Kahiyang memperoleh 55 poin dari tes wawasan kebangsaan (TWK), 95 untuk tes intelegensi umum (TIU), dan 155 dari tes karakteristik pribadi (TKP).

Sekretaris Pelaksana Tes CPNS Pemkot Solo, Lancer Naibaho menjelaskan, seleksi CPNS dilakukan oleh Panselnas (Panitia Seleksi Nasional). Sementara pihak Pemkot hanya mengesahkan. Bahkan Walikota Solo hanya membubuhkan tanda tangan.

“Putri Pak Presiden sudah jelas nilainya tidak memenuhi passing grade. Nilai tes kebangsaannya hanya 50, padahal nilai minimalnya adalah 70, ” ujar Lancer.

Ia mengatakan, jika ada yang mengundurkan diri dari 3 orang di formasi Pemeriksa Pertama, Kahiyang tidak akan terkatrol naik sebagai pelamar yang diterima. Sebab, 3 orang yang diterima memiliki nilai jauh di atas Kahiyang 421, 414, dan 409 untuk TWK, TIU dan TKP.

Kahiyang Ayu cuma meraih nilai 300 untuk TWK, TIU dan TKP. Nilai di atasnya masih banyak. Lagipula dia sudah pasti jatuh di bagian wawasan kebangsaan,” ucap Lancer. (Mvi/Mut)

STMIK Pringsewu KI ke Pabrik Kaos C59 Bandung STMIK Pringsewu KI ke Pabrik Kaos C59 Bandung

BANDUNG – Sebanyak 250 mahasiswa-mahasiswi Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Pringsewu melakukan Kunjungan Industri (KI) 2014 di pabrik kaos C59 Bandung, Rabu (26/11) kemarin.

 

 

Kedatangan rombongan mahasiswa-mahasiswi STMIK Pringsewu dengan menggunakan 5 bus yang didampingi lima orang pendamping langsung diterima oleh Bagian Promosi dan Marketting perusahaan C59 Bandung, Rawi beserta jajarannya.

 

 

Pada kesempatan itu juga seluruh mahasiswa diajak berkeliling di pabrik kurang lebih sekitar satu hektar yang terletak di Jalan Cigadung Raya Timur No.107, Bandung untuk melihat secara langsung bagaimana cara membuat produk-produk pakaian bermerk C59 dan outlet penjualannya.

 

 

Bagian Promosi dan Marketing perusaahan C59 Bandung, Rawi menyampaikan ucapan terimakasih dengan kunjungan yang dilakukan mahasiswa STMIK Pringsewu.

 

“Apalagi kita juga sering mendapatkan order produk C59 dari Provinsi Lampung. Mudah-mudahan kami bias menjadi inspirasi dan menambah wawasan bagi mahasiswa STMIK Pringsewu atas kedatangan kunjungannya,” ujarnya.

 

 

Menurut dia, bahwa produk C59 pemasaran sudah bias dilihat di mana-mana dan cabang retailnya bertebaran di seluruh pelosok Indonesia serta luar negeri.

 

“Bahkan pemasaran produk C59 kami juga sudah sampai ke Malaysia. Tapi, tapi kami tidak ekspor orang yang langsung dating kesini. Selain itu juga bisa membuat pesanan desain yang kami tawarkan maupun desain sendiri sesuai permintaan anda dari kain polos menjadi sebuah produk yang bisa dipakai atau anda jual kembali dengan mengutakan kualitas dan mutu pelayanan dan service terjamin,” tutur Rawi.

 

Selain itu, lanjut Rawi, bahwa pihak C59 terus membimbing generasi-generasi yang lebih muda untuk membangun peluang wirausaha dengan cara menawarkan kerjasam lewat kunjungan kresatif baik di instansi pemerintahan maupun swasta serta perguruan tinggi.

 

“Yang jelas kita juga siap selalu membantu terbuka bagi siapapun atau mahasiswa yang ingin bekerjasama berwirausaha menjual produk C59 ditempat tinggalnya dengan desain sama harga murah minimal pemesanan 50 potong. Bahkan para pekerja dari sini biasa setelah keluar sudah bisa langsung membuka usaha yang sama seperti ini,” tuturnya.

 

 

Sementara itu, Pendamping STMIK Pringsewu, Noprianto mengatakan, dari hasil KI 2014 mahasiswai STMIK di pabrik C59 Bandung terlihat banyak manfaat yang diambil karena sangat mudah untuk membuka peluang berwirausaha secara mandiri.

 

“Karena kalau saya melihat alat-alat yang digunakan tidak perlu begitu banyak memerlukan alat modern. Jadi, dari KI di sini tentu akan bisa membuka peluang usaha kreatif mandiri bagi mahasiswa STMIK setidak agar bisa meniru berwirausaha,” ujarnya.

 

Dijelaskan Nopriyanto, manfaat bagi para mahasiswa yang sudah pasti bisa membaca peluang ingin berwirausaha minimal nanti dapat membantu meringankan beban kuliah tidak lagi sepenuh menggantungkan orang tuanya.

 

“Apalagi C59 selalu siap berkerjasama untuk membantu mahasiswa menjual dan memasarkan produknya. Untuk itu kita berharap kedepannya para mahasiswa dari hasil KI disini langsung bisa menerapkan ilmu wirausaha di masing-masing tempat tinggalnya,” harapnya.

 

Pada kesempatan itu juga rombongan mahasiswa STMI Pringsewu usai berkunjung di Pabrik C59 Bandung langsung melanjutkan perjalanan menuju objek wisata gunung Tangkuban Perahu dan kerajinan Kulit CIbaduyut. (mul)

 

Sumber : Radar Pringsewu

BANDUNG – Sebanyak 250 mahasiswa-mahasiswi Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Pringsewu melakukan Kunjungan Industri (KI) 2014 di pabrik kaos C59 Bandung, Rabu (26/11) kemarin.

 

 

Kedatangan rombongan mahasiswa-mahasiswi STMIK Pringsewu dengan menggunakan 5 bus yang didampingi lima orang pendamping langsung diterima oleh Bagian Promosi dan Marketting perusahaan C59 Bandung, Rawi beserta jajarannya.

 

 

Pada kesempatan itu juga seluruh mahasiswa diajak berkeliling di pabrik kurang lebih sekitar satu hektar yang terletak di Jalan Cigadung Raya Timur No.107, Bandung untuk melihat secara langsung bagaimana cara membuat produk-produk pakaian bermerk C59 dan outlet penjualannya.

 

 

Bagian Promosi dan Marketing perusaahan C59 Bandung, Rawi menyampaikan ucapan terimakasih dengan kunjungan yang dilakukan mahasiswa STMIK Pringsewu.

 

“Apalagi kita juga sering mendapatkan order produk C59 dari Provinsi Lampung. Mudah-mudahan kami bias menjadi inspirasi dan menambah wawasan bagi mahasiswa STMIK Pringsewu atas kedatangan kunjungannya,” ujarnya.

 

 

Menurut dia, bahwa produk C59 pemasaran sudah bias dilihat di mana-mana dan cabang retailnya bertebaran di seluruh pelosok Indonesia serta luar negeri.

 

“Bahkan pemasaran produk C59 kami juga sudah sampai ke Malaysia. Tapi, tapi kami tidak ekspor orang yang langsung dating kesini. Selain itu juga bisa membuat pesanan desain yang kami tawarkan maupun desain sendiri sesuai permintaan anda dari kain polos menjadi sebuah produk yang bisa dipakai atau anda jual kembali dengan mengutakan kualitas dan mutu pelayanan dan service terjamin,” tutur Rawi.

 

Selain itu, lanjut Rawi, bahwa pihak C59 terus membimbing generasi-generasi yang lebih muda untuk membangun peluang wirausaha dengan cara menawarkan kerjasam lewat kunjungan kresatif baik di instansi pemerintahan maupun swasta serta perguruan tinggi.

 

“Yang jelas kita juga siap selalu membantu terbuka bagi siapapun atau mahasiswa yang ingin bekerjasama berwirausaha menjual produk C59 ditempat tinggalnya dengan desain sama harga murah minimal pemesanan 50 potong. Bahkan para pekerja dari sini biasa setelah keluar sudah bisa langsung membuka usaha yang sama seperti ini,” tuturnya.

 

 

Sementara itu, Pendamping STMIK Pringsewu, Noprianto mengatakan, dari hasil KI 2014 mahasiswai STMIK di pabrik C59 Bandung terlihat banyak manfaat yang diambil karena sangat mudah untuk membuka peluang berwirausaha secara mandiri.

 

“Karena kalau saya melihat alat-alat yang digunakan tidak perlu begitu banyak memerlukan alat modern. Jadi, dari KI di sini tentu akan bisa membuka peluang usaha kreatif mandiri bagi mahasiswa STMIK setidak agar bisa meniru berwirausaha,” ujarnya.

 

Dijelaskan Nopriyanto, manfaat bagi para mahasiswa yang sudah pasti bisa membaca peluang ingin berwirausaha minimal nanti dapat membantu meringankan beban kuliah tidak lagi sepenuh menggantungkan orang tuanya.

 

“Apalagi C59 selalu siap berkerjasama untuk membantu mahasiswa menjual dan memasarkan produknya. Untuk itu kita berharap kedepannya para mahasiswa dari hasil KI disini langsung bisa menerapkan ilmu wirausaha di masing-masing tempat tinggalnya,” harapnya.

 

Pada kesempatan itu juga rombongan mahasiswa STMI Pringsewu usai berkunjung di Pabrik C59 Bandung langsung melanjutkan perjalanan menuju objek wisata gunung Tangkuban Perahu dan kerajinan Kulit CIbaduyut. (mul)

 

Sumber : Radar Pringsewu

Anggota DPRD 2014-2019 Kabupaten Pringsewu di Lantik

Anggota DPRD 2014-2019 Kabupaten Pringsewu di Lantik

PRINGSEWU – 40 Anggota DPRD Kabupaten Pringsewu periode 2014-2019 dilantik oleh Ketua Pengadilan Negeri Kotaagung Bambang Sucipto, dihadiri Asisten IV Sekretariat Pemerintah Provinsi Lampung Ellya Mukhtar mewakili Gubernur Lampung M Ridho Ficardo, Bupati Pringsewu H. Sujadi, Sekkab Idrus Effendi, Kapolres Tanggamus AKBP. Adrie Effendi, Kajari Kotaagung Bakhrudin, Dandim 0424 Tanggamus yang di wakili Perwira Penghubung Mayor Triwibiyono, dan mantan Pj. Bupati Helmi Mahmud. yang berlangsung di Pendopo Pringsewu, Senin (18/8), pukul 14.00 WIB.Asisten IV Sekretariat Pemerintah Provinsi Lampung Ellya Mukhtar mengatakan ketidakhadiran Gubernur karena sedang melantik Wakil Bupati Tulangbawang Barat. Selain itu, lanjut dia, di Provinsi Lampung terdapat tujuh wilayah kabupaten/kota yang melakukan pelantikkan anggota DPRD.

Pelantikan sumpah dan janji dipandu oleh Kepala Pengadilan Negeri Kotaagung Bambang Sucipto.

Anggota dewan yang dilantik sebagai berikut :
Anggota DPRD 2014-2019 Kabupaten Pringsewu di Lantik

PRINGSEWU – 40 Anggota DPRD Kabupaten Pringsewu periode 2014-2019 dilantik oleh Ketua Pengadilan Negeri Kotaagung Bambang Sucipto, dihadiri Asisten IV Sekretariat Pemerintah Provinsi Lampung Ellya Mukhtar mewakili Gubernur Lampung M Ridho Ficardo, Bupati Pringsewu H. Sujadi, Sekkab Idrus Effendi, Kapolres Tanggamus AKBP. Adrie Effendi, Kajari Kotaagung Bakhrudin, Dandim 0424 Tanggamus yang di wakili Perwira Penghubung Mayor Triwibiyono, dan mantan Pj. Bupati Helmi Mahmud. yang berlangsung di Pendopo Pringsewu, Senin (18/8), pukul 14.00 WIB.Asisten IV Sekretariat Pemerintah Provinsi Lampung Ellya Mukhtar mengatakan ketidakhadiran Gubernur karena sedang melantik Wakil Bupati Tulangbawang Barat. Selain itu, lanjut dia, di Provinsi Lampung terdapat tujuh wilayah kabupaten/kota yang melakukan pelantikkan anggota DPRD.

Pelantikan sumpah dan janji dipandu oleh Kepala Pengadilan Negeri Kotaagung Bambang Sucipto.

Anggota dewan yang dilantik sebagai berikut :

MAHASISWA STMIK PRINGSEWU KUNJUNGI Kampoeng Cyber

 

Yogyakarta – mahasiswa Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Pringsewu kujungi RT36 Kampoeng Cyber yang terletak kompleks taman sari kraton Yogyakarta. Kedatangan rombongan mahasiswa STMIK Pringsewu dalam rangka kunjungan industri (KI) 2014 dengan menggunakan 5 bus yang di ikuti 250 mahasiswa dan 5 pendamping disambut langsung oleh ketua RT 36,RW 09 Taman, Kelurahan Patehan, Heri Susanto dan koordinator kampoeng cyber Koko Mariko di halaman kebun cyber 36,selasa(25/11) kemarin. Ketua RT 36 kampoeng cyber dalam sambutannya mengaku senang dengan kedatangan mahasiswa STMIK Pringsewu Yang sudah Sering Melakukan KI Setiap Tahunnya.”mudah-mudahan dari hasil kunjungan ini ada manfaatnya bagi mahasiswa-mahasiswi STMIK Pringsewu yang tentu sudah kompeten punya kemampuan lebih untuk mengembangkan kampoeng Cyber di masing-masing wilayahnya yang bisa diterima dam didiskusikan.

 


Dimana kampoeng Cyber kehidupan warga yang rukun dengan profesi rata-rata berwirausaha untuk memasarkan produk-produk hasil kerajinannya secara Global IT. ”Kata Dia Koordinator kampoeng cyber 36, Koko Mariko mengatakan kampong cyber berdiri sejak tahun 2009 lalu dengan koneksi memilih internet service provider speedy mengadalkan kegotong-royongan warga untuk menghemat biaya.”kita gunakan sebuah jaringan internet dangan kabel Lan dengan pemasangan dari luar rumah kerumah. Bahkan kampoeng Cyber RT36 mengahdirkan akses internet secar gratis di pos ronda dan akses komunikasinya antar rumah menggunaka media social yakni facebook.”unjarnya dijelsakan dia.

 


Secara umum di kampoeng cyber RT36 taman yogyakarta yang penuh pontensi dan ingin selalu berkembang melalui teknologi informasi yang disajikan dengan warna lebih tentang potret sebuah kampoeng berserta isi. “Kampoeng yang penuh dinamika yang selalu ingin bergerak mengikuti perkembangan jaman semua berdasarkan untuk berkembangan dan dengan semangat gotong royong membangun diri. Penduduk mayoritas berkerja di sektor informal wirausaha untuk memasarkan produk dengan IT agar diketahui yang berkepentingan secara global,” ujarnya.

 

Pada kesempatan itu rombongan mahasiswa STMIK usai berkunjung di kampoeng cyber melanjutkan perjalanan menuju objek wisata kraton dan candi Borobudur. Sementara itu wakil ketua III STMIK Pringsewu, Nur Aminudin,M.T.I, Mewakili ketua yayasan, Fauzi mengatakan KI kegiatan tahunan yang dilaksanakan STMIK Pringsewu jurusan Sistem Informasi dan Manajemen Informatika sebagai salah satu cara untuk menambah ilmu dan pengalaman yang dibutuhkan dunia kerja yang belum didapatkan dalam perkuliahan. Jadi, dengan KI mahasiswa STMIK Pringsewu jurusan sistem informasi dan manajemen Informatika akan lebih mengetahui permasalahan-permasalahan yang ada secara langsung sehingga mahasiswa dapat menganalisis dan membadingkan ilmu-ilmu yang sudah dipelajari dalam perkuliahan dengan praktek yang ada dalam dunia kerja. (mul)

 

Sumber : Radar Pringsewu

 

Yogyakarta – mahasiswa Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Pringsewu kujungi RT36 Kampoeng Cyber yang terletak kompleks taman sari kraton Yogyakarta. Kedatangan rombongan mahasiswa STMIK Pringsewu dalam rangka kunjungan industri (KI) 2014 dengan menggunakan 5 bus yang di ikuti 250 mahasiswa dan 5 pendamping disambut langsung oleh ketua RT 36,RW 09 Taman, Kelurahan Patehan, Heri Susanto dan koordinator kampoeng cyber Koko Mariko di halaman kebun cyber 36,selasa(25/11) kemarin. Ketua RT 36 kampoeng cyber dalam sambutannya mengaku senang dengan kedatangan mahasiswa STMIK Pringsewu Yang sudah Sering Melakukan KI Setiap Tahunnya.”mudah-mudahan dari hasil kunjungan ini ada manfaatnya bagi mahasiswa-mahasiswi STMIK Pringsewu yang tentu sudah kompeten punya kemampuan lebih untuk mengembangkan kampoeng Cyber di masing-masing wilayahnya yang bisa diterima dam didiskusikan.

 


Dimana kampoeng Cyber kehidupan warga yang rukun dengan profesi rata-rata berwirausaha untuk memasarkan produk-produk hasil kerajinannya secara Global IT. ”Kata Dia Koordinator kampoeng cyber 36, Koko Mariko mengatakan kampong cyber berdiri sejak tahun 2009 lalu dengan koneksi memilih internet service provider speedy mengadalkan kegotong-royongan warga untuk menghemat biaya.”kita gunakan sebuah jaringan internet dangan kabel Lan dengan pemasangan dari luar rumah kerumah. Bahkan kampoeng Cyber RT36 mengahdirkan akses internet secar gratis di pos ronda dan akses komunikasinya antar rumah menggunaka media social yakni facebook.”unjarnya dijelsakan dia.

 


Secara umum di kampoeng cyber RT36 taman yogyakarta yang penuh pontensi dan ingin selalu berkembang melalui teknologi informasi yang disajikan dengan warna lebih tentang potret sebuah kampoeng berserta isi. “Kampoeng yang penuh dinamika yang selalu ingin bergerak mengikuti perkembangan jaman semua berdasarkan untuk berkembangan dan dengan semangat gotong royong membangun diri. Penduduk mayoritas berkerja di sektor informal wirausaha untuk memasarkan produk dengan IT agar diketahui yang berkepentingan secara global,” ujarnya.

 

Pada kesempatan itu rombongan mahasiswa STMIK usai berkunjung di kampoeng cyber melanjutkan perjalanan menuju objek wisata kraton dan candi Borobudur. Sementara itu wakil ketua III STMIK Pringsewu, Nur Aminudin,M.T.I, Mewakili ketua yayasan, Fauzi mengatakan KI kegiatan tahunan yang dilaksanakan STMIK Pringsewu jurusan Sistem Informasi dan Manajemen Informatika sebagai salah satu cara untuk menambah ilmu dan pengalaman yang dibutuhkan dunia kerja yang belum didapatkan dalam perkuliahan. Jadi, dengan KI mahasiswa STMIK Pringsewu jurusan sistem informasi dan manajemen Informatika akan lebih mengetahui permasalahan-permasalahan yang ada secara langsung sehingga mahasiswa dapat menganalisis dan membadingkan ilmu-ilmu yang sudah dipelajari dalam perkuliahan dengan praktek yang ada dalam dunia kerja. (mul)

 

Sumber : Radar Pringsewu

STMIK Pringsewu Gelar Donor Darah

 

 

PRINGSEWU – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pringsewu bekerja sama dengan RSUD Pringsewu, dan Perguruan STMIK Pringsewu,  melaksanakan kegiatan bakti sosial donor darah. Kamis (11/12) di Kampus STMIK Pringsewu.

Donor darah yang  diawali oleh Ketua Yayasan Startech Lampung Hi. Fauzi, SE. M.Kom. AKt, diikuti Nur Aminudin, M.T.I selaku Wakil Ketua III STMIK Pringsewu, Dosen dan Staf STMIK Pringsewu serta oleh 100 orang pendonor dari semua kalangan mahasiswa/i STMIK Pringsewu, Polsek Pringsewu, maupun masyrakat.

Sekretaris PMI Pringsewu, Agus Tondo, mengatakan, Menurutnya, Donor darah dilaksanakan dalam rangkaian kegiatan Hari PMI Tahun 2014. Pihak RSUD Pringsewu   menyediakan petugas medis dan peralatan yang diperlukan secara gratis

Menurut Agus, hasil dari donor darah akan diserahkan kepada RSUD Pringsewu.

Hal Senada juga diungkapkan Hi. Fauzi. SE. M.Kom. AKt. Menurutnya donor darah sifatnya sangat penting untuk membantu bahkan  menyelamatkan nyawa orang lain yang butuh bantuan darah.

“Kegiatan semacam ini harus didukung sepenuhnya sebab sifatnya untuk kepentingan sosial, karenanya Kampus STMIK siap sebagai tempat kegiatan pelaksanaan donor darah,” tandasnya.

Perlu kita ketahui ada beberapa Manfaat dan Keuntungan Pendonor Darah : Bentuk kepedulian terhadap sesama, Satu kantong darah dapat menyelamatkan 3 nyawa, Membantu menurunkan berat badan, Membantu membakar kalori, Deteksi dini resiko kesehatan, Melindungi jantung, Mencegah stroke, Mengatur kontrol kesehatan, Meningkatkan sel darah merah, Meningkatkan kapasitas paru-paru dan ginjal, Meningkatkan kesehatan psikologis, Membantu sirkulasi darah, Menurunkan zat seng dalam darah, Memperbaharui sel darah baru, Mencegah resiko kesehatan, Mencegah penyakit langka, Mengetahui lebih lanjut tentang tipe darah individu. Itulah manfaat donor darah untuk kesehatan kita dan orang lain yang perlu kita ketahui dan perlu kita juga mendonorkan darah kita. Dengan mendonorkan darah tersebut, darah kotor dan kental kita yang memperlambat peredaran darah dapat dibuang dan diganti dengan darah yang lebih segar.